Kebudayaan yang ada di dunia itu beraneka ragam. Hampir semuanya tidak memiliki kemiripan satu sama lain. Hal ini semua berdasar pada kebiasaan hidup dan pengaruh lingkungan dari setiap wilayah.
Kebiasaan itu sendiri berawal dari suatu kegiatan yang dilakukan secara terus – menerus. Misalnya pada suatu aktifitas menggambar yang dilakukan suku Aborigin. Hampir setiap hasil karya dari para seniman disana menampakkan gambar berwujud ikan dan dewa – dewa. Seolah masyarakat suku tersebut memiliki kebudayaan secara turun – temurun yang mengandung unsure mistis didalamnya.
Contoh lain misalnya yaitu gambar yang ada pada gua – gua pada zaman dulu. Pada gua Altamiran misalnya, disana ditemukan lukisan gua pertama kali, yaitu lukisan yang berwujud lembu ox. Dugaan para penemu lukisan gua tersebut semua hampir mirip, semua mengatakan bahwa lukisan tersebut menggambarkan suatu bentuk aktifitas berburu. Dari sini kita bisa lebih menelaah lagi, bahwa suatu kebudayaan itu muncul sejak adanya manusia. Manusia zaman dulu melakukan aktifitas secara terus – menerus seperti berburu dan bercocok tanam demi berlangsungnya suatu kehidupan berkelompok.
Berkembangnya suatu ilmu desain dan teknologi, menuntut suatu kelompok manusia untuk dapat memanfaatkannya secara maksimal. Hal ini tampak dalam suatu kebudayaan yang intinya bertujuan untuk mempengaruhi. Penerapannya yaitu pada suatu kampanye presiden.
Suatu dekorasi panggung yang spektakuler serta susunan sekenario jalannya suatu kampanye dirancang secara maksimal demi tercapainya suatu tujuan. Yaitu Presiden Amerika Josh Bush agar tampak agung. Kebudayaan seperti di atas itu sebenarnya juga dilakukan pada zaman dulu, yaitu pada zaman Raja Agustus dan Alexander Agung. Pada saat itu tampak sebuah pagar yang didekorasi dengan sangat sempurna yang berisikan kumpulan dari beberapa raja yang berjalan kearah istana dengan membawa suatu sajian. Hal itu menampakkan betapa agungnya raja Alexander pada saat itu.
Tags: dunia, kebudayaan















