Jerawat adalah bintik-bintik atau benjolan kecil yang muncul pada kulit seperti wajah, punggung atau dada. Bintik-bintik tersebut biasanya berwarna merah, berbentuk komedo, hingga bintik-bintik parah yang berisi nanah atau kista. Jika tidak ditangani dengan baik makan akan meninggalkan bekas luka seperti bintik-bintik hitam atau lubang-lubang kecil pada permukaan kulit.
Munculnya jerawat disebabkan karena adanya pori-pori pada kulit yang tersumbat sehingga memicu tumbuhnya benjolan berwarna merah dan mengandung nanah. Jerawat timbul karena adanya perubahan hormon yang dialami oleh penderitanya seperti sedang mengalami menstruasi, kehamilan, serta mengalami stress berlebih.
Penyumbatan pori-pori tersebut disebabkan karena adanya bakteri Propionobacterium acnes yang berkembang dengan cepat sehingga menyebabkan timbulnya jerawat. Propionobacterium acnes melepaskan semacam zat iritan yang mengakibatkan iritasi pada kulit. Efek dari iritasi inilah yang menyebabkan kulit membengkak, memerah, dan menyebabkan timbulnya nanah dibalik kulit.
Jerawat merupakan masalah kulit yang hampir semua orang pernah mengalaminya. Pada umumnya jerawat sering muncul dibagian wajah, sehingga sangat mengganggu penampilan bagi penderita. Banyak orang merasa tidak percaya diri dengan kondisi wajah jerawat. Hal tersebut membuat kita harus ekstra menjaga kesehatan kulit untuk terhindar dari jerawat. Dalam dunia medis, terdapat banyak jenis jerawat yang harus diperhatikan.
Jenis-Jenis Jerawat
Cara tepat untuk mengatasi jerawat adalah dengan mengetahui terlebih dahulu jenis jerawat yang sedang diderita. Berikut ini adalah jenis jerawat uang paling umum terjadi yang dikenal dengan istilah Acne Vulgaris.
1. Whitehead (Komedo Tertutup)
Whitehead (komedo tertutup) adalah komedo yang terbentuk dari pori-pori tersumbat yang tidak meradang. Whitehead terletak dibawah permukaan kulit yang tersumbat oleh lemak atau kotoran. Karena berada dibawah permukaan kulit, benjolan kecil yang terbentuk sulit dihilangkan dibandingkan dengan blackheads.
2. Blackheads (Komedo Terbuka)
Blackheads dan whiteheads sama-sama jenis komedo yang terbentuk akibat penyumbatan pori-pori yang meradang. Namun untuk blackheads adalah jenis komedo terbuka atau dapat dilihat dan terkena udara terbuka, sehingga menyebabkan blackheads berwarna hitam akibat efek oksidasi minyak dan keratin.
3. Jerawat Hormonal
Jerawat hormononal atau jerawat hormon adalah jerawat yang muncul akibat adanya perubahan hormon. Perubahan hormon umumnya terjadi pada saat masa pubertas, namun bisa juga terjadi pada orang dewasa.
Ketidakseimbangan hormon seperti produksi hormon testosteron yang meningkat pada masa pubertas membuat produksi minyak di kulit meningkat. Minyak yang berlebih ini menjadi tempat yang subur untuk tumbuhnya jerawat.
4. Jerawat Papula/Papules
Papula/papules adalah jenis jerawat meradang akibat pori-pori yang tersumbat. Iritasi yang terjadi pada komedo whiteheads atau blackheads yang meradang merupakan penyebab munculnya papula. Papula memiliki ciri-ciri jerawat membengkak, warna berubah merah, dan terasa sakit.
Papula memiliki bentuk kecil berwarna merah dan terasa lembut jika disentuh. Ukuran jerawat papula sangat kecil namun berisi nanah. Hindari memencet dengan jari karena menyebabkan timbulnya parut dan bintik hitam pada wajah.
5. Jerawat Pustula
Jerawat pustula adalah jenis jerawat meradang yang memiliki bentuk ukuran lebih besar seperti kubah, keras, dan penuh nanah. Pada bagian tengah jerawat berwarna putih atau kuning sehingga mirip dengan gunung yang hendak meletus dan bekasnya akan menimbulkan luka parut pada wajah. Pustula biasanya muncul karena adanya perubahan hormon dalam tubuh.
6. Jerawat Nodul
Jerawat nodul adalah jenis jerawat yang lebih parah, nodul muncul dibawah bagian kulit, lalu berubah menjadi komedo meradang dan keras. Nodul biasanya menimbulkan rasa sakit ketika disentuh, memiliki ukuran lebih besar, ketika jerawat mengempis akan meninggalkan bekas luka merah dan hitam pada wajah.
7. Jerawat Batu
Jerawat madu memiliki tekstur mirip dengan nodul namun ukurannya lebih besar, dan dipenuhi dengan nanah. Jerawat batu cenderung lunak, menimbulkan sakit, dan akan meninggalkan bekas luka hitam pada kulit. Jerawat batu cenderung mencolok sehingga membuat anda tidak percaya diri.
Itulah beberapa jenis jerawat yang sering muncul pada wajah. Jika Anda sudah telanjur memiliki jerawat, segera konsultasikan dengan dokter kulit kepercayaan Anda untuk segera mendapat rekomendasi penanganan yang cepat dan tepat.

